Bulan Sabit Terindah
Tawa dan senyuman adalah sebuah langkah penyembuhan yang sangat meyakinkan Bulan Sabit Terindah “Jiwa yang tidak pernah tersenyum”, itu ciri dominan setiap sahabat yang hidupnya bermasalah. Ada yang di sini gelisah di sana resah. Di rumah bermasalah, di tempat kerja marah-marah. Pada diri sebagian orang, kegelisahan itu bahkan sudah menumpuk bertahun-tahun, berubah wajah menjadi penyakit yang bisa membunuh. Sedih tentu saja, namun bukan berarti tidak bisa diperbaiki. Di zaman dulu, keterkaitan antara tubuh fisik (biologi) dengan tubuh halus (psikologi, spiritual) memang tidak terlalu jelas. Namun di zaman ini, dunia penelitian sudah sangat maju. Hubungan di antara kedua tubuh ini sebagian sudah terbuka terang. Meminjam penemuan para sahabat di dunia neuro science yang membidangi otak manusia, beratnya otak sekitar 2 % dari berat tubuh fisik namun otak mengkonsumsi energi lebih dari 20 %. Ini berarti, otak terutama ketika berfikir keras mengambil banyak sekali energi...